Wisata Paralayang | Batu Malang

Malang merupakan sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur. Kota Malang dikenal dengan destinasi wisatanya yang banyak dan patut dikunjungi saat sedang berlibur. Salah satunya destinasi wisata Batu Malang adalah Paralayang. Untuk penjelasan lengkapnya, simak ulasan berikut.

Wisata Paralayang Batu Malang

Apabila biasanya batu dikenal dengan tekstur padat dan kerasnya, maka berbeda dengan Batu yang letaknya tepat di kota Malang, Jawa Timur. Batu ini merupakan salah satu kota yang letaknya hanya sekitar 15 km di sebelah barat laut kota Malang. Jadi, bagi Anda yang ingin menikmati suasana berlibur ke tempat tersebut, maka banyak pilihan destinasi yang tepat.

Batu Malang selalu memiliki cara untuk memikat wisatawan dengan ragam kejutan-kejutan seru dengan sensasi wisata terbarunya. Mereka memiliki sajian objek wisata yang cukup menarik dan sulit dilupakan mulai dari gunung hingga pantai, dari sejarah zaman dahulu hingga taman bermain yang modern, dari agrowisata hingga pusat kota. Sangking banyaknya destinasi wisata di sana, para wisatawan bingung ingin berkelana ke tempat yang mana terlebih dahulu.

Kali ini akan dibahas mengenai Paralayang yakni salah satu cara menikmati liburan dengan kegiatan memicu adrenalin. Anda akan dibawa untuk menikmati keindahan Batu Malang dari atas sembari terbang layaknya burung. Bagi Anda yang memiliki trauma dengan ketinggian, maka jangan pernah mencobanya karena khawatir akan membuat nyawa Anda melayang dengan ketakutan berlebih.

Namun untuk Anda yang suka kegiatan memacu jantung, cobalah untuk menikmati indahnya kota Malang dengan Paralayang. Sejatinya, Paralayang ini merupakan nama dari salah satu puncak Gunung Banyak yang letaknya berada di Kota Batu dengan ketinggian 1.326 mdpl. Awalnya tempat ini merupakan tempat landasan bagi para atlet Paralayang untuk take off.

Lokasi Paralayang Batu Malang

Lokasi tempat memacu adrenalin ini letaknya di desa Songgokerto, kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Anda bisa menempuh dua rute untuk menuju tempat wisata paling hits ini. Berikut rute yang bisa Anda tempuh berdasarkan pada titik dimana Anda memulai perjalanan.

  1. Rute Batu

Bagi Anda yang berasal dari Suraba, Siduarjo, Pasuruan dan sekitarnya bisa menggunakan rute Batu untuk menuju destinasi wisata Paralayang. Sebaiknya Anda melewati jalur ini mengarah ke Pujon hingga tiba di Desa Songgokerto. Setelah itu belok ke arah kanan menuju Songgoriti. Ikuti jalan utama jangan belok ke mana pun hingga Anda memasuki jalan yang rada sepi disertai bukit dan jurang di samping kiri dan kanan. Lalu, Anda menemukan warung-warung kecil di sepanjang jalan. Nah, jalanan inilah yang harus Anda tempuh hingga menemukan lokasi tujuan yang tepat. Jangan lupa bertanya apabila Anda kebingungan, karena malu bertanya, sesat di jalan.

  1. Rute Pujon dan Ngantang

Bagi Anda yang berasal dari daerah Kediri, Jombang dan sekitarnya bisa menggunakan rute Pujon dan Ngantang. Ambillah jalur menuju Kota Batu melalui akses jalan Pujon yang menuju ke arah Coban Ronco. Setelah itu Anda akan menemukan pertigaan yang dua diantaranya mengarah ke Kota Batu. Nah Anda harus mengambil jalan yang lurus menuju Songgoriti.

Setelah berjalan sekitar 100 meter dari pertigaan, nanti Anda akan menemukan persimpangan lainnya. Ketika itu Anda harus mengambil jalan di sebelah kiri. Setiba di jalan ini, maka perjalanan Anda akan lebih mudah karena banyak penunjuk jalan ke arah Paralayang. Untuk Anda yang masih ingin tahu rute lainnya menuju Paralayang, silahkan cari melalui mesin pencari, siapa tahu ada jalan alternatif lainnya yang lebih mudah ditempuh.

Harga Tiket Masuk Paralayang Batu Malang

Masuk ke tempat wisata memang tidak selalu gratis, ada tempat yang juga turut memungut biaya agar bisa mengembangkan tempat tersebut menjadi lebih baik. Jangan khawatir dengan harga tiket yang mahal layaknya wisata ke taman bermain. Anda hanya perlu merogoh kocek sedalam Rp 5.000 per orang dengan biaya parkir Rp 5.000 per kendaraan. Wisata Batu Malang yang satu ini sangat indah dengan pemandangan Kota Batu Malang dan didukung dengan suasana pegunungan yang nyaman dan sejuk.

Setiba di tempat ini, Anda juga bisa menikmati panorama alam dari Omah Kayu yakni salah satu objek wisata selain Paralayang. Anda cukup mengeluarkan uang Rp 5.000 untuk bisa berfoto ria dengan desain rumah yang unik dan juga instagramable. Untuk tiket naik Paralayang itu sendiri, Anda perlu merogoh kocek lumayan dalam Rp 400.000. Meskipun harganya lumayan mahal, namun pemandangan dan keseruan yang Anda dapatkan di atas sana cukup membayar semuanya.

Fasilitas yang Tersedia di Paralayang Batu Malang

Tiket untuk menikmati wisata Paralayang memang tergolong mahal, namun semuanya dipergunakan guna membenahi objek wisata tersebut. Hingga saat ini destinasi wisata populer ini telah dilengkapi dengan beragam fasilitas yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan para pengunjungnya.

Fasilitasnya yakni Menara Pandang, tempat singgah, toilet, mushalla, warung-warung yang menyajikan makanan dan minuman pelega dahaga maupun lapar. Seluruh fasilitas tersebut bisa Anda nikmati agar liburan Anda lebih menyenangkan. Toilet di kawasan ini masih bertahan dengan jumlah yang sedikit terbatas, jadi Anda harus bersabar saat mengantri. Secara keseluruhan tempat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung yang datang untuk berlibur. Pengelolanya bahkan terus berbenah agar pengunjung lebih nyaman dibanding sebelumnya.

Sunrise Paralayang Batu Malang

Siapa yang tidak tertarik melihat sunrise alias matahari terbit dari Paralayang Batu Malang. Anda bisa menikmati momen ini apabila Anda bermalam di sana. Jangan khawatir, ada beberapa penginapan di sana yang bisa dijadikan tempat istirahat. Ketika pagi menjelang, Anda bisa melihat langsung proses terbitnya matahari dari tempat tinggi ini dengan cuaca sejuknya pagi hari.

Anda disarankan untuk duduk mengarah ke timur, setelahnya bisa menyaksikan silhouette Mahaameru yang menjulang tinggi di dalam selimut awan. Sungguh estetika yang tiada dua ditambah lagi dengan sang surya yang perlahan menerbitkan cahayanya untuk menerangi Kota Batu dari kejauhan, sungguh nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan.

Omah Kayu Paralayang Batu Malang

Berpindah dari Paralayang, seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa di kawasan ini terdapat Omah Kayu yang dikenal dengan bentuk uniknya. Omah Kayu ini dibangun menempel pada pohon yang besar dan kuat. Anda tidak perlu takut karena rumah pohon ini dibangun sederhana namun tetap kuat dan kokoh. Konsepnya alami dengan prinsip menjaga keasrian lingkungan sekitar. Cocok sekali dengan lingkungannya yang ada di hutan pegunungan. Bentuk yang unik dari Omah Kayu ini dapat dijadikan background foto untuk Anda yang aktif di media sosial. Hasil potret dari kamera Anda cukup instagramable dan pasti mendapatkan banyak like dari pengguna lainnya.

Itulah penjelasan singkat mengenai wisata Batu Malang Paralayang. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *