Kampung Heritage Kayutangan Malang | Harga Tiket Masuk

Sebenarnya, kampung wisata sudah bukan hal yang baru lagi di Malang. Sebut saja Kampung Biru, Kampung Jodipan, dan Kampung Tridi yang sudah lebih dulu terkenal. Meski begitu, hal ini tidak menutup kemungkinan akan kemunculan kampung wisata baru di kota yang terkenal dengan buah apel dan dataran tinggi yang memiliki panorama memikat ini. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya Kampoeng Heritage Kajoetangan alias Kampung Heritage Kayutangan, yang juga sering disebut dengan nama Kampung Heritage Malang.

Lokasi Kampung Heritage Malang

Baru diresmikan sebagai kampung wisata di Malang pada April 2018 kemarin, tentu saja keberadaan Kampung Heritage Malang masih bisa dibilang seumur jagung. Meski begitu, kawasan kampung wisata ini sudah mampu menarik perhatian cukup banyak wisatawan. Lokasinya yang terbilang strategis pun membuatnya mudah ditemukan. Karena itu, dalam kunjungan Anda berikutnya ke Malang, sebaiknya Anda juga luangkan waktu untuk mampir ke sini di sela-sela keseruan wisata Batu Malang Anda bersama teman atau keluarga.

Apalagi, letak Kampung Heritage Malang tak jauh dari Toko Oen Malang yang legendaris dan klasik tersebut. Jadi, sambil jajan es krim kuno yang melegenda selama di Malang, Anda bisa sempatkan diri untuk menyusuri jajaran gang yang adai di sekitar toko tersebut untuk bisa sampai di kampung wisata ini. Sebab, Kampung Heritage Malang tidak memiliki pintu masuk tunggal.

Karena kawasan kampung ini juga masih dihuni oleh para warga dan menjadi tempat mereka beraktivitas sehari-hari, Anda bisa datang berkunjung dengan masuk lewat “pintu” atau mulut gang manapun – gang RW I, RW II, RW IX, dan RW X. Lantas, bagaimana Anda tahu kalau Anda sudah berada di gang yang tepat?

Anda tak perlu bingung, karena masing-masing gang RW tersebut sudah didesain dengan gapura atau pintu masuk yang menandai bahwa Anda telah berada di kawasan Kampung Heritage Malang. Nah, dari masing-masing mulut gang tersebut, Anda bisa mulai menjelajahi kawasan perkampungan ini, baik itu untuk berfoto-foto, atau untuk menikmati rumah-rumah kuno yang berjajar di sana.

Kalau Anda membawa kendaraan pribadi selama berwisata di Malang, cukup atur GPS-nya saja dan Anda akan langsung dipandu untuk sampai ke lokasi. Jangan khawatir soal biaya parkir, karena aksesnya cukup mudah; Anda bisa manfaatkan lahan parkir pertokoan Kayutangan atau Telkom yang ada di kawasan Basuki Rahmat, kemudian lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki memasuki gang-gang Kampung Heritage Malang.

Suasana Kampung Heritage Malang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada berbagai pintu yang dapat dilewati untuk memasuki kawasan kampung wisata yang satu ini. Meski demikian, ada pintu masuk utama yang dapat Anda temukan. Di sini, Anda bisa temui peta kawasan Kampung Heritage Kayutangan Malang. Nah, di dalam peta tersebut, Anda bisa mendapatkan informasi soal lokasi-lokasi yang menjadi highlight utama kawasan kampung wisata ini. DI samping itu, ada juga petunjuk soal lokasi spot-spot menarik untuk selfie, yang pastinya wajib dikunjungi untuk melengkapi momen liburan Anda di sini.

Suasananya sendiri pada dasarnya mirip seperti perkampungan biasa; jalanan kampung yang akan Anda susuri tidak cukup besar untuk mobil lewat, dan kebanyakan muat untuk dua motor yang saling berpapasan. Dan seperti kawasan kampung pada umumnya, suasana jalanannya sepi alias tidak banyak dilalui orang, apalagi kendaraan. Tak jarang Anda akan berpapasan atau bertemu dengan warga kampung yang tinggal di sana atau sedang lewat. Ketika kawasan kampung sedang ramai, Anda pun bisa temui sesama wisatawan juga yang sedang asyik jalan-jalan atau berfoto-foto.

Anda tak perlu khawatir kebingungan atau tersasar sepanjang petualangan Anda menjelajahi Kampung Heritage Kayutangan Malang. Pasalnya, di sepanjang jalan, Anda bisa temui papan penanda arah ke lokasi-lokasi yang penting dan menarik untuk Anda kunjungi. Selain itu, Anda juga tak perlu ragu untuk menanyakan arah kepada warga sekitar yang Anda temui, ya! Para warga pasti siap membantu Anda dengan ramah dan senang hati, kok.

Apa Saja yang Menarik di Sana?

Sebagai sebuah kawasan perkampungan yang terbilang kuno alias jadul, Kampung Heritage Kayutangan Malang sebenarnya memiliki sejarah yang cukup panjang, bahkan bisa ditarik sampai era penjajahan Belanda. Karenanya, jangan heran kalau Anda bisa menemui banyak rumah bergaya kolonial yang berdiri di kawasan ini, bahkan rumah-rumah tersebut masih dalam kondisi yang sangat baik.

Di dalam peta kawasan ini, Anda pun bisa menemukan setidaknya ada 30 lokasi dengan usia dan sejarah yang cukup panjang di Kampung Heritage Malang ini. Begitu Anda mulai menjelajahi kampung wisata tersebut, Anda akan dapat temui bukan hanya bangunan yang kuno, tapi juga penjelasan sejarah bangunan tersebut di depannya. Dan selain jajaran bangunan dan rumah kuno yang masih terawat dengan apik, terdapat sungai di kawasan ini yang sudah ditata dengan baik sejak tahun 1800-an. Jadi, bisa dibilang kawasan kampung wisata ini sudah berusia ratusan tahun, lho!

Selain berjalan-jalan dan menikmati pesona kuno Kampung Heritage Malang yang tak lekang oleh waktu, Anda pun bisa mengunjungi beberapa bangunan. Cukup dengan meminta izin kepada pemilik tempat, Anda sudah bisa memasukinya. Apalagi, ada puluhan rumah yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya, yang berarti keasliannya sejak zaman kolonial masih terjaga dan bisa Anda saksikan sendiri.

Sopan Santun dan Keramahan

Tidak ada biaya tiket masuk yang dipatok untuk bisa menikmati keindahan kawasan kampung wisata di Malang yang satu ini. Hanya saja, bukan berarti Anda bisa bebas nyelonong masuk dan membuat kehebohan, ya! Sebab, ingat bahwa Kampung Heritage Kayutangan pun masih berfungsi sebagai kawasan tempat tinggal warga. Artinya, mereka tinggal, beristirahat, dan beraktivitas juga di sini.

Karena itu, tak heran jika Anda pasti akan berpapasan atau berjalan melewati para warga yang sedang menghabiskan waktu di luar rumah mereka. Jadi, jangan segan untuk menyapa warga dengan ramah, ya! Selain itu, perhatikan juga sikap dan sopan santun, misalnya dengan tidak membuat keributan yang berlebihan, terutama pada jam-jam istirahat siang.

Dan jika Anda ingin berfoto-foto di depan rumah warga, alangkah baiknya jika Anda meminta izin terlebih dahulu jika sang pemilik rumah ada di depan. Atau, jangan habiskan waktu terlalu lama untuk berfoto-foto, yang bisa jadi justru hanya akan menghambat aktivitas warga yang sedang berlalu-lalang.

Di samping menjaga kesopanan dan bersikap ramah terhadap warga, perhatikan juga barang-barang di sekitar Anda. Selain barang-barang milik warga yang diletakkan di depan rumah, ada juga beberapa barang yang sengaja diletakkan sebagai properti, terutama di spot-spot khusus selfie. Jaga baik-baik barang-barang tersebut selayaknya barang Anda sendiri agar tidak rusak.

Nah, itulah beberapa informasi penting tentang Kampung Heritage Kayutangan Malang yang bisa Anda kunjungi sebagai selingan di sela liburan Anda di kawasan wisata Batu Malang. Selamat berlibur!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *